Sungguh, percakapan di facebook itu tak menimbulkan kesan apapun pada awalnya. Kita hanyalah dua insan baru, yang memilih ekstrakulikuler yang sama. Hanya berbeda posisi kan? Kamu bassis, aku vokalis.
Tak ada yang menarik sebenarnya.
Aku menganggapmu pria biasa, yang ingin berkenalan, yang ingin mempunyai teman baru yang mungkin bisa diajak berbagi cerita, atau apapun yang bisa dibagi.
Semua sama pada pangkalnya; Klasik.
Kamu gak benar-benar tau tentangku. Dan aku?juga tak banyak tau apapun tentang hidupmu.
History facebook kala itu menjadi saksi bahwa dua insan baru diperkenalkan untuk saling mengetahui satu sama lain.
Tepatnya, untuk saling jatuh cinta.
...........
Untuk pria manis yang tak ku kenal,
Kumohon; Jangan Pergi